Wall Street Bervariasi: Dow Jones Cetak Rekor, Nasdaq Tertekan Saham Apple

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street bergerak bervariasi pada penutupan perdagangan hari Kamis (25/6/2026) waktu setempat atau Jumat pagi (26/6/2026) WIB. Indeks...

Wall Street Bervariasi: Dow Jones Cetak Rekor, Nasdaq Tertekan Saham Apple
Bacakan Artikel

Di sisi ekonomi, data inflasi terbaru menunjukkan angka yang terkendali. Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) bulan Mei naik 0,4%. Angka ini sedikit di bawah perkiraan para ekonom sebesar 0,5%.

Secara tahunan, indeks utama naik 4,1%. Sementara inflasi inti naik 3,4% secara tahunan. Meski inflasi inti mencapai level tertinggi sejak Oktober 2023, investor merasa lega karena angka tersebut tidak lebih buruk di tengah konflik Timur Tengah.

"Inflasi terlalu tinggi, tapi tidak lepas kendali," tegas Ellerbroek.

Kenaikan Dow Jones didorong oleh saham sektor kesehatan, keuangan, dan industri. Saham Caterpillar melonjak 6% dan Johnson & Johnson naik sekitar 1%.

Di sektor semikonduktor, saham Micron melesat hampir 16%. Perusahaan melaporkan hasil kuartal ketiga fiskal yang melampaui ekspektasi analis. Saham Qualcomm juga naik hampir 4% setelah menaikkan target pendapatan non-ponsel untuk tahun 2029. Penguatan ini diikuti oleh saham produsen cip lain seperti Sandisk, Western Digital, KLA, dan Applied Materials

Pilih Halaman: