Yen dan Franc Swiss Meroket, Dolar Anjlok Akibat Kekhawatiran DeepSeek!
STOCKWATCH.ID (WASHINGTON) - Dolar AS melemah pada penutupan perdagangan Senin (27/1/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (28/1/2025) WIB. Penurunan dolar terjadi seiring penguatan yen Jepang dan fra...
Di pasar lain, euro naik tipis 0,09% terhadap dolar menjadi US$1,0502. Namun, mata uang seperti peso Meksiko melemah 1,6% menjadi 20,609 per dolar AS, sementara dolar Kanada turun 0,33% menjadi 1,44 per dolar AS. Peso menjadi yang paling terpukul di antara mata uang pasar berkembang, didorong oleh kekhawatiran tarif baru yang akan diberlakukan oleh Presiden AS Donald Trump mulai 1 Februari.
Dolar Australia juga melemah 0,48% menjadi US$0,6277, sementara dolar Selandia Baru turun 0,53% menjadi US$0,5679.
Dengan berbagai tekanan ini, pasar kini menanti keputusan dari beberapa bank sentral utama, termasuk Federal Reserve dan European Central Bank, yang akan menggelar pertemuan pekan ini. Langkah kebijakan mereka akan menjadi sorotan utama di tengah ketidakpastian global.
- 1
- 2
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%