Ramal IHSG 2025 Tembus 8.000, BRI Danareksa Sekuritas Bongkar Faktor Pendorongnya!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pasar modal Indonesia diproyeksikan tetap cerah pada 2025 meski menghadapi berbagai tantangan global. BRI Danareksa Sekuritas optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ma...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pasar modal Indonesia diproyeksikan tetap cerah pada 2025 meski menghadapi berbagai tantangan global. BRI Danareksa Sekuritas optimistis Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu mencapai level 8.000.
Head of Equity Research BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan, mengungkapkan bahwa fundamental ekonomi yang kuat dan stabilitas kinerja emiten menjadi faktor pendukung utama. "Upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi domestik akan menjadi kunci utama mendukung kinerja pasar modal," ujar Erindra, kepada stockwatch.id di Jakarta, Jumat (13/12/2024).
Erindra memperkirakan IHSG berada di kisaran 7.400โ8.000 tahun depan. Optimisme ini didorong oleh pertumbuhan laba emiten yang moderat, peningkatan daya beli masyarakat, dan kebijakan pemerintah yang pro-pertumbuhan.
Namun, ia mengingatkan adanya beberapa risiko eksternal yang perlu diwaspadai. Di antaranya adalah perlambatan ekonomi Tiongkok, ketidakpastian geopolitik, kebijakan suku bunga AS, dan kondisi likuiditas domestik yang ketat.
โStabilitas politik dan ekonomi domestik akan menjadi faktor penyeimbang yang penting,โ tambahnya. Selain itu, sektor-sektor tertentu yang menunjukkan perbaikan fundamental juga dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan.
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Daftar Antrean IPO BEI Terbaru: Dua Perusahaan Skala Besar Bersiap Masuk Bursa
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)