Rabu, Januari 21, 2026
27.3 C
Jakarta

Respon BEI Terkait Lonjakan Saham, Berkah Prima Perkasa (BLUE) Beberkan Kelanjutan Rencana Akuisisi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) menanggapi permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) soal pergerakan harga sahamnya yang melonjak tajam. Perseroan sekaligus membeberkan perkembangan terbaru rencana pengambilalihan saham atau akuisisi yang tengah berjalan.

Saham BLUE mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 22,88% pada perdagangan Senin (19/1). Harga saham ditutup di level Rp5.075, melesat Rp945 dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp4.130.

Volume transaksi perdagangan saham BLUE pada hari itu tercatat sebanyak 2.609.700 saham. Berdasarkan volume tersebut, nilai transaksi perdagangan saham BLUE pada Senin mencapai sekitar Rp13,24 miliar.

Tren penguatan masih berlanjut pada penutupan perdagangan Selasa (20/1). Saham BLUE berada di level Rp5.225, naik 2,96% dalam sehari. Saham ini bahkan sempat menyentuh harga tertinggi tahun berjalan di level Rp5.900.

Herman Tansri, Direktur Utama BLUE, mengaitkan volatilitas harga saham ini dengan rencana akuisisi yang sudah diumumkan sejak 5 November 2025. Menurutnya, proses negosiasi dengan pihak calon pembeli masih terus bergulir.

Saat ini, rencana aksi korporasi tersebut memasuki tahap pemeriksaan tuntas atau due diligence. Para pihak juga tengah melakukan negosiasi untuk menyusun perjanjian yang mengikat.

“Sampai dengan tanggal surat ini, proses negosiasi dimaksud masih berlangsung dan belum ada kesepakatan final yang mengikat para pihak. Proses akuisisi masih dalam tahap Due Diligence dan negosiasi untuk pembuatan perjanjian yang mengikat,” ujar Herman dalam keterbukaan informasi, Selasa (20/1).

Perseroan menegaskan hingga saat ini belum tercapai kesepakatan final yang bersifat mengikat. Manajemen berkomitmen melaporkan setiap fakta material terbaru seiring perkembangan proses tersebut kepada publik.

Berdasarkan performa pasar, kapitalisasi pasar emiten perdagangan komputer ini menanjak menjadi sekitar Rp2,18 triliun. Perusahaan saat ini memiliki rasio price to earnings (PER) sebesar 147,85 kali.

BLUE tetap konsisten membagikan dividen kepada pemegang saham dengan imbal hasil (dividend yield) 0,44%. Nilai dividen kuartalan yang dibagikan tercatat sebesar Rp5,75 per saham. (daiz)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ahmad Yani Resmi Jadi Direktur Utama PGEO, Targetkan Kapasitas 1 GW dalam 3 Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)...

PT Vale (INCO) Beberkan RKAB 2026 dan Progres Proyek Strategis di Hadapan Komisi XII DPR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menghadiri...

BKSL Digugat Pembatalan Perjanjian Perdamaian, Ini Respons Manajemen Sentul City!

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sentul City Tbk (BKSL) tengah...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru