back to top

RMK Energy (RMKE) Rilis Obligasi Rp600 Miliar, Bunga 7,75%-8,25% per Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Hari ini, Kamis 26 Februari 2026,  Obligasi Berkelanjutan I PT RMK Energy Tbk (RMKE) Tahap II Tahun 2026 senilai Rp600 miliar mulai ditawarkan kepada investor. Obligasi I RMKE ini bagian dari penawaran umum obligasi berkelanjutan dengan target dana Rp1,5 triliun.

Penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik dilakukan pada  tanggal 27 Februari 2026 dan 3 Maret 2026. Sedangkan pencatatan obligasi RMKE di Bursa Efek Indonesia dilakukan pada tanggal 4 Maret 2026.

Berdasarkan prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang disampaikan ke BEI , Kamis 26 Februari 2026, obligasi RMKE terdiri atas seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp450 miliar berbunga tetap 7,75% per tahun dan tenor lima tahun, dan seri B senilai Rp150 miliar dengan jangka waktu tujuh tahun dan bunga tetap 8,25% per tahun.

Bunga obligasi RMKE akan dibayarkan setiap tiga bulan, dimana pembayaran bunga pertama dilakukan pada tanggal 3 Juni 2026, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi yakni pada tanggal 3 Maret  2031 untuk obligasi seri A, dan tanggal 3 Maret 2033 untuk  obligasi seri B.

Dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, Sebesar 31,67%  akan digunakan untuk keperluan pemberian pinjaman oleh Perseroan kepada Perusahaan Anak, yaitu PT Royaltama Multi Komoditi Nusantara (RMKN).

Adapun, sebesar 26,67% akan digunakan untuk keperluan pemberian pinjaman oleh Perseroan kepada Perusahaan Anak, yaitu PT Royaltama Mulia Kencana (”RMUK”),  dan sebesar 33,33% akan digunakan untuk keperluan pemberian pinjaman oleh Perseroan kepada Perusahaan Anak, yaitu RMUK.

Sisanya, akan digunakan  oleh Perseroan untuk kebutuhan modal kerja serta kegiatan umum usaha (general corporate purposes), yang termasuk namun tidak terbatas pada biaya operasional.

Bertindak sebagai Penjamin pelaksana emisi obligasi  I RMKE Tahap II Tahun 2026 adalah PT Sucor Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM), dan PT BNI Sekuritas, serta PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) sebagai wali amanat. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

IHSG Sesi I Turun 0,81% ke 8.255,183 Dipicu Saham BUMI, DEWA, BBCA, BBRI dan TLKM

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Rogoh Kocek Rp50,36 Miliar, Pengendali Serok 0,55% Saham INET di Harga Rp410

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pemegang saham pengendali Sinergi Inti Andalan Prima...

Geger! Usai Wanteg Sekuritas Disuspensi BEI, Sang Bos Dicopot Tersandung Kasus Pidana

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kabar mengejutkan datang dari PT Wanteg...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru