Rugi Rp7,38 Triliun Tahun Lalu, Ini Jurus KB Bank Biar Balik Untung di 2025!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) atau KB Bank mencatat rugi bersih sebesar Rp7,38 triliun sepanjang tahun 2024. Kerugian ini sebagian besar disebabkan oleh pencatatan beban non-...
Portofolio kredit lancar (normal loan) tumbuh 19,24% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan 2023. Segmen wholesale naik 28,89%, sementara segmen ritel tumbuh 17,43%. Meski total kredit turun 6,17%, hal ini sejalan dengan strategi bank dalam memperbaiki kualitas aset. Rasio kredit berisiko atau loan-at-risk (LAR) berhasil ditekan ke 23,10% dari sebelumnya 39,77%.
Perbaikan kualitas aset juga terlihat dari turunnya rasio kredit bermasalah (NPL). NPL gross membaik menjadi 8,74% dari 9,70% pada tahun sebelumnya, sedangkan NPL net turun dari 4,95% menjadi 4,38%. Dari sisi likuiditas, dana murah (CASA) tumbuh 29,92% secara tahunan. Hal ini mendorong pertumbuhan dana pihak ketiga sebesar 2,85% serta meningkatkan rasio CASA menjadi 29,54% dari sebelumnya 23,39%. Rasio kecukupan likuiditas (LCR) pun terjaga di level 146,84%.
Dengan berbagai perbaikan tersebut, KB Bank membukukan pendapatan bunga bersih (NII) sebesar Rp909 miliar, tumbuh 49,20% secara tahunan. Pertumbuhan ini ditopang oleh kenaikan pendapatan bunga sebesar 12,20%, serta pengendalian beban bunga yang hanya meningkat 6,17%. Dengan pencapaian ini, margin bunga bersih (NIM) naik menjadi 1,31% dari sebelumnya 0,78%.
KB Bank juga berhasil menekan beban operasional lainnya sebesar 11,94% menjadi Rp1,80 triliun, turun dari Rp2,04 triliun pada 2023. Ini merupakan pertama kalinya sejak 2012 beban operasional berhasil ditekan di bawah Rp2 triliun.
Direktur Utama KB Bank, Tom (Woo Yeul) Lee, mengungkapkan optimismenya atas pencapaian ini. โKB Bank telah melalui berbagai tantangan berat dalam perjalanan transformasinya menuju lembaga keuangan yang sehat. Kami percaya bahwa KB Bank telah melewati bagian tersulit dan siap meraih pertumbuhan berkelanjutan. Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan, serta dedikasi dari karyawan yang terus menyertai perjalanan transformasi kami,โ tandasnya.
- 1
- 2
- Hasan Fawzi: OJK Jatuhkan Denda Rp91,09 Miliar di Pasar Modal, Reformasi HSC Ter...
- BEI Pertanyakan Volatilitas Saham PDES, Ini Penjelasan Resmi Manajemen
- Hasan Fawzi: IHSG Menguat 10,51% pada Juli, Investor Asing Kembali Catat Net Buy...
- IHSG Melesat 1,37% ke 6.319,613, Saham BBCA, BMRI, dan BBRI Kompak Menguat
- BEI Cabut Kriteria 3 ALMI, Status Pemantauan Khusus Masih Berlaku
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- Hasan Fawzi: OJK Jatuhkan Denda Rp91,09 Miliar di Pasar Modal, Reformasi HSC Ter...
- BEI Pertanyakan Volatilitas Saham PDES, Ini Penjelasan Resmi Manajemen
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...