Saham BCA Sempat Turun, Jahja Setiaatmadja Beberkan Penyebabnya dan Buka-Bukaan Soal Buyback
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) alias BCA sempat mengalami tekanan sejak awal tahun. Tapi belakangan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Apa yang sebenarnya...
โKalau fundamental performance kita bagus, maka harga saham otomatis akan meningkat,โ tutup Jahja.
Pada penutupan perdagangan Rabu (23/4/2025), saham BBCA berakhir menguat Rp225 atau 2,65% menjadi Rp8.725 per unit. Sepanjang hari kemarin, saham BBCA dibuka di harga Rp8.550 dan sempat menyentuh level tertinggi di Rp8.725 serta terendah di Rp8.550. ย Volume transaksi tercatat sebesar 92,33 juta saham dengan nilai mencapai Rp799,72 miliar. Adapun frequensi perdagangan saham BBCA sekitar 30.992 kali. Kapitalisasi pasarnya tercatat sebesar Rp1.064,82 triliun.
Rasio price to earnings (P/E ratio) BBCA berada di angka 19,61. Sementara itu, yield dividen tercatat sebesar 3,44%.Dalam 52 minggu terakhir, harga tertinggi saham BBCA ada di Rp10.950, sedangkan harga terendahnya menyentuh Rp7.275.
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...