Saham Farmasi Asia Tertekan Usai Trump Naikkan Pajak Obat Impor 100%

STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ€“ Bursa saham Asia-Pasifik kompak melemah pada perdagangan Jumat (26/9/2025) waktu setempat. Pelemahn ini dipicu kejatuhan saham farmasi setelah Presiden Amerika Serikat Donald T...

Saham Farmasi Asia Tertekan Usai Trump Naikkan Pajak Obat Impor 100%
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ€“ Bursa saham Asia-Pasifik kompak melemah pada perdagangan Jumat (26/9/2025) waktu setempat. Pelemahn ini dipicu kejatuhan saham farmasi setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tarif baru. Lewat unggahan di Truth Social, Trump mengatakan mulai 1 Oktober impor โ€œproduk farmasi bermerek atau berpatentโ€ akan dikenakan bea masuk 100%, kecuali bagi perusahaan yang membangun pabrik obat di AS.

Mengutip CNBC International, indeks Topix Pharma di Jepang langsung turun 1,47%. Saham Daiichi Sankyo merosot 2,11%, Chugai Pharmaceutical jatuh 3,64%, sementara Sumitomo Pharma anjlok hingga 5,33%. Tekanan juga terasa di Korea Selatan. Saham Samsung Biologics melemah 1,71% dan SK Bio Pharmaceuticals terkoreksi 3,71%.

Di Hong Kong, saham Alibaba Health Information Technology terpangkas 2,92% dan JD Health turun 2,23%. โ€œMulai 1 Oktober, setiap produk farmasi bermerek atau berpatent akan dikenakan bea masuk 100%,โ€ tulis Trump di Truth Social.

Selain farmasi, Trump juga menargetkan impor produk lain. Truk berat akan dikenakan tarif 25%, kitchen cabinets dan perlengkapan kamar mandi 50%, sedangkan furnitur berlapis kain dikenakan tarif 30%.

Sementara itu, Trump menandatangani perintah eksekutif yang menyetujui proposal penyelamatan TikTok di AS. Nilai transaksi bisnis ini dipatok sebesar US$14 miliar dengan syarat ByteDance hanya bisa menguasai kurang dari 20% saham di perusahaan patungan baru.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman:
  • 1
  • 2