Setelah Disuspensi karena Lonjakan Harga, BEI Buka Lagi Perdagangan Tiga Saham Mulai Besok
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham tiga emiten. Ketiga emiten itu adalah PT Pakuan Tbk (UANG), PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT), dan PT Jho...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham tiga emiten. Ketiga emiten itu adalah PT Pakuan Tbk (UANG), PT Red Planet Indonesia Tbk (PSKT), dan PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menyampaikan suspensi ketiga saham tersebut dibuka mulai sesi I pada Kamis, 28 Agustus 2025.
“Bursa memutuskan untuk membuka kembali perdagangan saham di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 28 Agustus 2025,” ujar Yulianto, dalam keterbukaan informasi di laman Bursa, Rabu (27/8/2025).
BEI dalam pengumuman resminya menyebut suspensi terhadap ketiga saham tersebut sebelumnya dilakukan karena lonjakan harga yang signifikan dalam waktu singkat. Saham UANG dihentikan perdagangannya sejak sesi I pada 21 Agustus 2025. Sementara PSKT dan JARR disuspensi sejak 27 Agustus 2025.
Saham UANG sempat mencatat kenaikan tajam pada penutupan perdagangan Rabu, 20 Agustus 2024. Harganya melonjak 24,53% atau naik 130 poin ke level Rp660 per saham. Sepanjang perdagangan, saham ini dibuka di Rp615, sempat menyentuh titik terendah Rp600 dan tertinggi Rp660. Kapitalisasi pasarnya mencapai Rp798,60 miliar. Dalam setahun terakhir, saham UANG pernah berada di level tertinggi Rp1.125 dan terendah Rp197.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...