Sinergi BNI dan Bank NTB Syariah
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dan PT Bank Nusa Tenggara Barat atau Bank NTB Syariah menandatanganani Nota Kesepahaman terkait pengembangan dan penguatan lay...
Susi menyatakan, BNI siap memfasilitasi KKPD ini di seluruh Indonesia, terutama di Provinsi NTB baik melalui QRIS sebagai tahap awal, serta kartu kredit fisik pada fase selanjutnya. Untuk menambah kenyamanan bertransaksi, dilengkapi dengan kemudahan menaikkan limit kartu (same day service), 24 Jam BNI Call center, exclusive dedicated Travel Agent, fitur Grab for Business, dan lain-lain.
Terlebih, untuk memberikan kemudahan dalam monitoring penggunaan KKPD, saat ini BNI akan mengembangkan fitur rekonsiliasi tagihan dan pembayaran, notifikasi sms/email untuk setiap transaksi, dan ebilling. Sehingga ke depannya akan mempermudah setiap Satuan Kerja (Satker) dalam mengontrol anggaran perjalanan dinas dan operasionalnya.
โDiharapkan ke depannya dengan adanya sistem rekonsiliasi dan monitoring tersebut juga dapat mempermudah dan mempercepat proses LPJ Satker dan pembayaran kepada bank,โ ujarnya.
Sementara itu, untuk kerja sama Co-Branding TapCash, BNI siap mendukung kemudahan pembayaran di ekosistem transportasi, jalan tol, perdagangan ritel, pariwisata dan ekosistem lain yang ada di provinsi NTB serta sekaligus memberi kemudahan layanan top-up dan update balance kartu Co-Branding TapCash melalui channel Bank NTB Syariah sehingga memberikan customer experience yang lebih cepat, mudah, aman, dan nyaman.
Selanjutnya, untuk kerja sama sharing biller, BNI memiliki lebih dari 400 layanan yang bisa dikerjasamakan dengan Bank NTB Syariah, mulai dari pembayaran tagihan listrik, PDAM, PBB, asuransi, Top Up Uang elektronik, dan lain-lain yang bisa memudahkan nasabah Bank NTB Syariah untuk memenuhi kebutuhan finansial mereka. Pada tahap awal, biller yang akan dikerjasamakan adalah Top Up dan Update Balance Kartu TapCash.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun