Sinyal Bunga Kevin Warsh Guncang Wall Street, Indeks Dow Jones Anjlok 500 Poin
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street kompak melemah pada penutupan perdagangan hari Rabu (17/6/2026) waktu setempat atau Kamis pagi (18/6/2026) WIB. Indeks utama ter...
STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street kompak melemah pada penutupan perdagangan hari Rabu (17/6/2026) waktu setempat atau Kamis pagi (18/6/2026) WIB. Indeks utama terkoreksi setelah pejabat Federal Reserve (The Fed) memberikan sinyal kemungkinan kenaikan suku bunga tahun ini.
Mengutip CNBC, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York merosot 507,12 poin atau 0,98% ke level 51.492,55. Indeks S&P 500 (SPX) juga turun 1,21% dan berakhir di posisi 7.420,10. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq (IXIC) yang didominasi saham teknologi, melemah 1,34% menjadi 26.021,66.
Indeks Dow Jones sebenarnya sempat menyentuh rekor tertinggi baru sepanjang masa pada sesi perdagangan tersebut. Capaian ini merupakan rekor tertinggi ketiga secara berturut-turut bagi indeks tersebut. Namun, arah pasar berbalik setelah para investor merasa tidak pasti dengan arah kebijakan moneter ke depan.
Pertemuan dua hari The Fed kali ini merupakan yang pertama di bawah kepemimpinan Ketua baru, Kevin Warsh. Bank sentral memutuskan untuk mempertahankan suku bunga pada kisaran target 3,5% hingga 3,75%. Meski demikian, ringkasan proyeksi ekonomi menunjukkan sejumlah pejabat melihat adanya kenaikan suku bunga pada 2026.
Perkiraan median suku bunga akhir tahun kini berada pada angka 3,8%. Angka ini meningkat dari proyeksi sebelumnya sebesar 3,4% pada bulan Maret. Data tersebut mengisyaratkan komite melihat setidaknya satu kali kenaikan suku bunga diperlukan pada 2026 guna meredam inflasi.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90