Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
Bacakan Artikel
Sementara itu, tingkat pengangguran diperkirakan naik menjadi 4,3% dari 4,2%.
Data tenaga kerja tersebut dipandang sebagai salah satu indikator utama yang akan menentukan arah pergerakan pasar saham AS dalam jangka pendek, termasuk pergerakan stock futures.
- Suspensi Dicabut, Saham ASMI Kembali Diperdagangkan di BEI
- Kinerja KPIG Semester I 2026 Melesat, Pendapatan Naik 15,5% Ditopang Bisnis Hosp...
- Pendapatan dan Laba BHIT Kompak Turun di Semester I 2026, Ini Penyebabnya
- IHSG Dibuka Naik 0,25% ke Level 6.251,710, Saham AMMN Melonjak 3,90%
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Suspensi Dicabut, Saham ASMI Kembali Diperdagangkan di BEI
- Kinerja KPIG Semester I 2026 Melesat, Pendapatan Naik 15,5% Ditopang Bisnis Hosp...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Penjualan Naik Signifikan, Laba Bersih Delta Giri Wacana (DGWG) Melesat 93% di S...
- Laba Bersih SMBC Indonesia (BTPN) Melesat 41,7% ke Rp1,75 Triliun di Semester I-...