Targetkan Pertumbuhan 6%, Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi RI Ekspansi Hingga 2033
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Pemerintah sangat optimistis terhadap prospek perekonomian nasional. Keyakinan ini muncul seiring membaiknya berbagai indikator ekonomi dan sosial saat ini. Presiden Prabowo...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Pemerintah sangat optimistis terhadap prospek perekonomian nasional. Keyakinan ini muncul seiring membaiknya berbagai indikator ekonomi dan sosial saat ini.
Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan pesan positif tersebut dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Jakarta, Jumat (13/2). Presiden menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga serta mengelola kekayaan negara.
Sumber daya alam akan dikelola sepenuhnya untuk kesejahteraan rakyat. Hal tersebut menjadi landasan arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah ke depan.
โYang penting bagi kita adalah kita harus menjaga dan mengelola seluruh kekayaan negara, seluruh sumber daya alam kita, dan kita kelola, kita jaga dan kita pergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Saya percaya bahwa ekonomi kita akan sangat baik tahun ini,โ ujar Presiden Prabowo.
Sejumlah kebijakan pemerintah mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Presiden menerima laporan dari banyak kepala daerah mengenai penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka.
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...
- KUR Bank Mandiri Tembus Rp21,41 Triliun Semester I 2026, Jangkau 162 Ribu Pelaku...
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...