TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
Pendapatan keuangan tercatat sebesar Rp913 juta, naik dari Rp779 juta pada semester I 2025. Sementara pos lain-lain bersih meningkat menjadi Rp7,63 miliar dari Rp30 juta.
Dengan perkembangan tersebut, laba sebelum pajak TCPI mencapai Rp125,38 miliar, tumbuh 24,22% dibandingkan Rp100,93 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Setelah dikurangi beban pajak sebesar Rp1,98 miliar, laba tahun berjalan tercatat Rp123,40 miliar.
Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp116,47 miliar, meningkat 23,82% dibandingkan Rp94,06 miliar pada semester I 2025. Sementara itu, laba yang diatribusikan kepada kepentingan nonpengendali naik menjadi Rp6,93 miliar dari Rp4,64 miliar.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%