TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
Bacakan Artikel
Rekomendasi
Meski demikian, laba bruto perseroan tetap tumbuh menjadi Rp279,67 miliar, naik 13,83% dibandingkan Rp245,70 miliar pada semester I 2025.
Di sisi lain, beban usaha meningkat 35,64% menjadi Rp100,55 miliar pada semester I 2026, dari Rp74,13 miliar pada periode sama 2025. Beban bunga TCPI tercatat turun menjadi Rp47,03 miliar dibandingkan Rp50,89 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
TCPI juga membukukan keuntungan selisih kurs bersih sebesar Rp8,84 miliar. Pada semester I 2025, perseroan masih mencatat rugi selisih kurs bersih sebesar Rp2,52 miliar.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%