back to top

TECH Ungkap Sosok Pemilik Manfaat Akhir, Nama Sean William Henley Muncul

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH) akhirnya buka suara soal identitas pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) perusahaan. Langkah ini merupakan jawaban atas permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) tertanggal 4 Februari 2026.

Direktur Utama TECH, Maulana Ridha, menjelaskan kondisi terbaru struktur manajemen Perseroan. Manajemen saat ini merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 31 Januari 2025. Perubahan tersebut merupakan tindak lanjut dari Penetapan Pengadilan Negeri Jakarta Utara Nomor 469/Pdt.P/2024/PN Jkt.Utr.

Berdasarkan Daftar Pemegang Saham per 30 Januari 2026, PT Indosterling Sarana Investa masih menjadi pemegang saham terbesar. Perusahaan ini menggenggam 419.680.829 lembar saham. Porsi kepemilikan tersebut setara dengan 33,41% dari seluruh saham TECH.

PT Indosterling Sarana Investa sendiri diwakili oleh Sean William Henley selaku Direktur. Melihat aspek kepemilikan saham terbesar yang terpusat, TECH menetapkan sosok tersebut sebagai pemilik manfaat. Sean sendiri merupakan tokoh utama di IndoSterling Group, jaringan usaha yang bergerak di sektor investasi dan pasar modal.

“Pemilik Manfaat tingkat perorangan pada saat ini adalah Bapak Sean William Henley,” ujar Maulana dalam keterangan tertulisnya.

Di sisi lain, terdapat kelompok pemegang saham yang terafiliasi dengan manajemen saat ini. Mereka terdiri atas Carrington MFO VCC – Charismatic Debt Equity Fund sebesar 22,84%. Lalu Charismatic Capital Limited sebesar 8,37% dan Jeremy Lau Keng Kit sebesar 4,39%.

Secara agregat, kelompok manajemen saat ini memiliki 35,6% saham. Namun, kepemilikan tersebut terbagi dan dimiliki secara terpisah oleh beberapa pihak berbeda. Tidak ada satu pihak pun yang memiliki saham dalam jumlah mayoritas secara tunggal.

Terkait kondisi ini, TECH meminta arahan resmi dari otoritas bursa. Perseroan ingin memastikan apakah Lam Ching Ching selaku Direktur Carrington MFO VCC juga dapat ditetapkan sebagai pemilik manfaat. Hal ini mengingat kepemilikan saham kelompok manajemen saat ini lebih besar namun tersebar.

“TECH memohon pendapat dan arahan resmi dari Bursa,” pungkas Maulana.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ada Apa, Garuda Metalindo (BOLT) Batalkan Rencana Pembagian Dividen Interim

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Garuda Metalindo Tbk (BOLT) mengumumkan...

DAAZ Kucurkan Pinjaman ke Anak Usaha Untuk Modal Kerja, Segini Nilainya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Daaz Bara Lestarii Tbk (DAAZ) memberikan...

Carsurin (CRSN) Divestasi Seluruh Saham di NKKKAI, Ini Nilai Transaksinya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Carsurin Tbk (CRSN) mengumumkan langkah...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru