Technog Indonesia Incar Dana PUP Rp38,88 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sebanyak 432 juta saham PT Technog Indonesia Tbk (NINE) ditawarkan ke investor publik dalam Penawaran Umum Perdana (PUP) pada 25-29 November 2022. Penawaran awal dimulai pada...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Sebanyak 432 juta saham PT Technog Indonesia Tbk (NINE) ditawarkan ke investor publik dalam Penawaran Umum Perdana (PUP) pada 25-29 November 2022. Penawaran awal dimulai pada 14-17 November 2022.
Dalam prospektus rencana PUP saham yang diumumkan, Selasa (15/11), Direksi NINE mengemukakan, harga perdana NINE antara Rp70-90 per saham. Dari PUP saham, calon emiten di bidang perdagangan komputer dan perlengkapannya itu akan memperoleh tambahan modal maksimal sekitar Rp38,88 miliar.
Menurut Direksi NINE, dana PUP saham yang mencapai 20,03% dari modal disetor NINE setelah PUP saham akan digunakan sebesar 52,66% untuk modal kerja Perseroan. Sekitar 32,09% untuk pembukaan sebanyak 19 unit service point beserta sarana pendukungnya. Sisanya 15,25% untuk pembelian gudang penyimpanan serta ruang penunjang operasional.
Saham NINE bernominal Rp10 per unit itu akan dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 01 Desember 2022. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diharapkan menerbitkan pernyataan efektif untuk PUP NINE pada 24 November 2022.
Selama periode Januari hingga September 2022, NINE berhasil membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp1,33 miliar (Rp1,29 per saham). Padahal pada periode sama 2021, NINE masih merugi Rp111,04 juta (Rp0,25 per saham).
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026