Telkom Incar Cuan dari Bisnis Iklan Digital, AdXelerate Jadi Andalan
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) terus memperkuat bisnis digitalnya lewat anak usaha, PT Metra Digital Media (MDMedia). Pada September 2024, MDMedia resmi meluncurkan...
Ia menjelaskan AdXelerate saat ini sudah digunakan oleh berbagai lini di Telkom Group, termasuk IndiHome, Telkomsel, hingga aplikasi MyTelkomsel. Tak hanya di lingkungan grup, AdXelerate juga mulai digunakan oleh beberapa BUMN, pemerintah dan perusahaan daerah. Ini untuk memperkuat kampanye digital mereka, meskipun Pujo tidak merinci nama-nama institusi tersebut.
โDi luar dari Group kita juga fokus kepada BUMN, beberapa BUMN sudah menggunakan AdXelerate ini,โ tambahnya.
Salah satu studi kasus menarik datang dari perusahaan daerah yang menggelar sebuah event. Dengan bantuan AdXelerate, event tersebut berhasil meraih peningkatan awareness dan impression yang signifikan.
โAda perusahaan daerah, nah ini mampu meningkatkan result atau target dia untukย pengunjung, kita viewability rate-nya 65% dan untuk frekuensi unique user yang kita bisa provide ini 2,5 kali lipat dari mereka melakukan yang biasa,โ ungkap Pujo.
Tak hanya itu, AdXelerate juga berhasil membantu perusahaan perbankan meningkatkan jumlah pengguna aplikasi hingga 3,5 kali lipat dibanding metode konvensional. Efisiensi biaya pemasangan aplikasi juga tercatat mencapai 71%.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem