Tensi AS-Iran Memanas, Wall Street Terkoreksi dan Rekor Nasdaq Terhenti

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin sore (20/4/2026) waktu setempat atau Selasa pagi (21/4/2026) WIB. Ketegangan antara...

Tensi AS-Iran Memanas, Wall Street Terkoreksi dan Rekor Nasdaq Terhenti
Bacakan Artikel

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat atau Wall Street ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin sore (20/4/2026) waktu setempat atau Selasa pagi (21/4/2026) WIB. Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang meningkat selama akhir pekan memicu kekhawatiran pasar. Investor merespons negatif eskalasi konflik di Timur Tengah tersebut.

Mengutip CNBC International, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York turun tipis 4,87 poin atau 0,01% ke level 49.442,56. Indeks S&P 500 (SPX) merosot 0,24% dan berakhir di posisi 7,109.14. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq (IXIC) terkoreksi 0,26% menjadi 24.404,39.

Penurunan Nasdaq sekaligus mengakhiri rentetan kenaikan selama 13 hari berturut-turut. Ini merupakan tren positif terpanjang bagi Nasdaq sejak tahun 1992. Di sisi lain, indeks saham berkapitalisasi kecil Russell 2000 justru naik 0,58% ke level 2.792,96 dan mencetak rekor penutupan tertinggi baru.

Sentimen pasar tertekan setelah Presiden Donald Trump memberikan pernyataan keras pada hari Minggu. AS dilaporkan telah menembak dan menyita kapal kargo berbendera Iran di Teluk Oman. Langkah ini diambil setelah Iran menolak mengikuti putaran perundingan perdamaian di Pakistan.

Melalui unggahan di media sosial Truth Social, Donald Trump menjelaskan status kapal tersebut. Ia menegaskan posisi AS terhadap aktivitas ilegal negara tersebut.

Lanjut ke Halaman 2
Pilih Halaman: