back to top

Terbang Tinggi dalam Waktu Singkat, BEI Setop Perdagangan Dua Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Estee Gold Feet Tbk (EURO) dan PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA). Langkah ini mulai berlaku sejak sesi I perdagangan Rabu, 11 Februari 2026.

Suspensi dilakukan karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada kedua saham tersebut. Keputusan ini merupakan bentuk perlindungan bagi para investor di pasar modal.

Yulianto Aji Sadono, Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, menyampaikan informasi tersebut dalam keterbukaan informasi, dikutip Rabu (11/2/2026). Penghentian perdagangan dilakukan di Pasar Reguler maupun Pasar Tunai.

“Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada Saham… dan sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan… di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I tanggal 11 Februari 2026 sampai dengan Pengumuman Bursa lebih lanjut,” ujar Yulianto.

BEI mengimbau pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi. Setiap informasi yang disampaikan oleh Perseroan sangat penting bagi pengambilan keputusan investasi.

Harga Saham

Sebelum kena suspensi, saham EURO ditutup melonjak 8,76% pada perdagangan Selasa (10/2/2026). Harga saham ini bertambah Rp60 menjadi Rp745 per lembar saham.

Harga pembukaan EURO berada di posisi Rp685 dengan level tertinggi Rp750 dan terendah Rp650. Volume perdagangan mencapai 9,07 juta saham. Kapitalisasi pasar EURO saat ini tercatat sebesar Rp1,89 triliun.

Sementara itu, saham NZIA mencatatkan lonjakan harga maksimal hingga 25,00% pada penutupan perdagangan kemarin. Harga NZIA terbang Rp62 menuju posisi Rp310 per lembar saham.

NZIA dibuka pada level Rp286 dan sempat menyentuh harga tertinggi Rp310. Volume transaksi tercatat cukup ramai mencapai 142,65 juta saham. Adapun nilai kapitalisasi pasar NZIA mencapai Rp681,23 miliar.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Asing Borong 1,2 Miliar Saham BRMS, Kepemilikan Naik Jadi 57%! Porsi Investor Lokal Susut

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk...

Sempat Disuspensi karena Harga Melonjak, 4 Saham Ini Kini Bisa Diperdagangkan Lagi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi...

IHSG Berpeluang Naik ke 8.150, BNI Sekuritas Rekomendasikan BKSL sampai BRPT

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru