Tingkatkan Likuiditas Perdagangan, KDSI Siap Stock Split Menjadi Rp125
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) KDSI dari Rp500 menjadi Rp125 atau dengan rasio 1:4 pada Nov...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Kedawung Setia Industrial Tbk (KDSI) berencana melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split) KDSI dari Rp500 menjadi Rp125 atau dengan rasio 1:4 pada November 2024.
Rencana pemecahan nominal saham Perseroan tersebut terlebih dahulu akan dimintakan persetujuan kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) KDSI yang diselenggarakan pada 24 Oktober 2024.
Direksi KDSI dalam laporan keterbukaan informasi ke BEI, Jumat (13/9/2024) mengemukakan, tujuan pemecahan nominal saham untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham KDSI di BEI dan jumlah saham beredar Perseroan.
Selain itu, stock split juga dimaksudkan agar saham Perseroan menjadi lebih murah sehingga dapat terjangkau oleh investor ritel, dan sekaligus menarik minat investor untuk melakukan transaksi di saham KDSI.
Menurut Direksi KDSI, jumlah lembar saham perseroan setelah pemecahan nominal (stock split) akan bertambah, dari 450 juta menjadi 1,62 miliar unit.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya