Trader Panik! Harga Emas Dunia Merosot ke Titik Terendah dalam Dua Minggu!
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia merosot tajam ke level terendah dalam hampir dua minggu pada penutupan perdagangan hari Rabu (4/9/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (5/9/2024) WIB. Penuru...
Harga emas juga tertekan karena kebutuhan untuk menutupi margin call terkait dengan lemahnya pasar saham, kata analis StoneX, Rhona O’Connell.
Saham global turun pada hari Rabu, dipicu oleh penurunan tajam saham teknologi. Nvidia, pembuat chip AS, mengalami penjualan besar-besaran yang memecahkan rekor, sementara ekspektasi pertumbuhan global yang melambat juga memukul aset berisiko.
Meski begitu, Grant tetap optimis. "Saya masih berpikir tren harga emas tetap naik, dan penurunan ini hanya bersifat korektif," katanya.
Emas, yang merupakan aset non-yielding, telah naik lebih dari 20% tahun ini. Harga mencapai rekor tertinggi sepanjang masa di angka US$2.531,60 pada 20 Agustus lalu.
Mike Ingram, analis pasar di Kinesis Money, mencatat bahwa resistance utama untuk emas berada di US$2.510 per ons dan resistance horizontal di US$2.513. Target breakout awal berada di US$2.543.
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...