Trump Beri Ultimatum ke Iran, Bursa Asia Ditutup Bervariasi
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada perdagangan Senin (6/4/2026). Investor memantau ketat perkembangan konflik di Timur Tengah. Sentimen pasar terpengar...
STOCKWATCH.ID (TOKYO) โ Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik ditutup bervariasi pada perdagangan Senin (6/4/2026). Investor memantau ketat perkembangan konflik di Timur Tengah. Sentimen pasar terpengaruh oleh ancaman terbaru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap Iran.
Mengutip CNBC International, Trump memberikan tenggat waktu bagi Iran hingga Selasa pukul 20.00 waktu setempat. Ia mendesak Teheran segera membuka kembali Selat Hormuz secara penuh. Jika gagal, Trump mengancam akan menyerang pembangkit listrik dan infrastruktur sipil Iran mulai Selasa.
Ancaman ini muncul setelah pasukan AS menyelamatkan seorang penerbang Amerika di Iran pekan lalu. Trump juga berencana menggelar konferensi pers bersama pihak militer di Oval Office pada Senin siang waktu setempat. Gedung Putih menyebut tanggal tersebut sebagai batas akhir bagi Iran untuk mencapai kesepakatan dengan AS.
Indeks Nikkei 225 Jepang berakhir menguat 0,55% ke posisi 53.413,68. Sementara itu, indeks Topix ditutup stagnan pada level 3.644,8. Di Korea Selatan, indeks Kospi melonjak 1,36% ke posisi 5.450,33. Sebaliknya, indeks Kosdaq yang berisi saham kapitalisasi kecil justru merosot 1,5% ke level 1.047,37.
Bursa India juga mencatatkan kinerja positif. Indeks Nifty 50 naik 0,62% dan BSE Sensex menguat 0,68%. Pergerakan ini terjadi di tengah penutupan beberapa pasar utama di Asia karena hari libur. Bursa Australia, Selandia Baru, dan Hong Kong tutup merayakan Paskah. Sedangkan bursa China daratan dan Taiwan libur memperingati Festival Qingming.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026