Wall Street Anjlok, Saham Salesforce Terjun Bebas
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street anjlok pada penutupan perdagangan Kamis (30/5/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (31/5/2024) WIB. Saham Salesforce terjun bebas, sementara para trader bersiap m...
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street anjlok pada penutupan perdagangan Kamis (30/5/2024) waktu setempat atau Jumat pagi (31/5/2024) WIB. Saham Salesforce terjun bebas, sementara para trader bersiap menghadapi rilis data inflasi AS yang penting.
Mengutip CNBC International, Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York, AS turun 330,06 poin atau 0,86%, menjadi 38.111,48. Indeks S&P 500 (SPX), kehilangan 31,47 poin atau 0,6% mencapai 5.235,48. Adapun indeks komposit Nasdaq (IXIC), longsor 183,50 poin atau 1,08% menjadi 16.737,08.
Salesforce ambles 19,7% setelah gagal memenuhi ekspektasi pendapatan untuk kuartal pertama dan memberikan proyeksi yang lemah. Ini menjadi sesi terburuk bagi Salesforce sejak 2004. Saham Nvidia, yang sempat melonjak karena laporan pendapatan yang spektakuler pekan lalu, juga turun lebih dari 3%. Microsoft turun lebih dari 3%, mengalami hari terburuk sejak Oktober.
Penurunan besar pada saham-saham ini membebani indeks utama karena bobot besar perusahaan-perusahaan ini di pasar. Meski begitu, banyak saham lain justru menguat. Misalnya, meski S&P 500 secara keseluruhan turun, lebih dari 360 saham anggotanya mencatatkan kenaikan. Di sisi lain, indeks Russell 2000 yang berfokus pada perusahaan kecil naik 1%.
Pergerakan pada Kamis terjadi di tengah minggu perdagangan yang sulit dan dipersingkat oleh liburan. S&P 500 terpangkas sekitar 1,3% minggu ini, sementara Nasdaq Composite turun 1,1%, membuat keduanya di jalur untuk menghentikan rentetan kemenangan lima minggu. Dow telah turun lebih dari 2%, menuju minggu kekalahan kedua berturut-turut.
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- Wall Street Bangkit, Lonjakan Saham Microsoft Akhiri Tren Negatif Nasdaq
- Shell Cetak Laba USD 9,8 Miliar, Bursa Saham Eropa Melaju di Tengah Konflik AS-I...
- Mayoritas Bursa Asia Terkoreksi, Nikkei Menguat, Kospi Turun Lebih dari 1%
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...