Senin, Januari 12, 2026
24.1 C
Jakarta

Wall Street Berakhir Beragam! Investor Cemas Menunggu Laporan Keuangan Nvidia

STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir beragam pada penutupan perdagangan hari Rabu (20/11/2024) waktu setempat atau Kamis pagi (21/11/2024) WIB.

Mengutip CNBC International, indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) di Bursa Efek New York menguat 139,53 poin atau 0,32% menjadi 43.408,47. Indeks S&P 500 (SPX) nyaris tidak bergerak, naik tipis 0,13 poin, berakhir di 5.917,11. Indeks komposit Nasdaq (IXIC) yang didominasi saham teknologi melemah 21,33 poin atau 0,11% menyentuh level 18.966,14.

Pasar bergerak hati-hati menjelang laporan keuangan Nvidia yang dinanti banyak pihak. Saham produsen chip ini turun hampir 1%, seiring spekulasi mengenai hasil kinerja mereka.

“Ketegangan geopolitik dan ketidakpastian laporan Nvidia membuat investor waspada,” ujar Ryan Detrick, Kepala Strategi Pasar di Carson Group. Meski begitu, ia menambahkan bahwa saham masih mencatatkan tahun yang kuat, sementara ekonomi belum menunjukkan tanda perlambatan signifikan.

Laporan Nvidia menjadi perhatian utama. Dengan valuasi pasar sebesar US$3,6 triliun, hasil ini diprediksi akan memengaruhi arah pasar sepanjang pekan. Investor ingin melihat sejauh mana permintaan terhadap chip AI terbaru mereka, Blackwell, yang sebelumnya dipuji CEO Jensen Huang sebagai produk “luar biasa.”

Selain itu, pasar juga dibayangi oleh sikap Federal Reserve yang masih enggan menurunkan suku bunga. Ketegangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina semakin memperburuk sentimen investor.

Saham Target mencatat penurunan tajam, anjlok 21% setelah membukukan kinerja terburuk dalam dua tahun terakhir. Perusahaan ini juga memangkas proyeksi tahunannya akibat lemahnya permintaan dan tingginya tekanan biaya.

Penurunan Target turut menyeret saham ritel lainnya. SPDR S&P Retail ETF (XRT) turun hampir 1%. Saham Dollar Tree melemah 2,6%, Dollar General turun 4,2%, dan Five Below anjlok 1,7%. Bahkan saham Amazon ikut terkoreksi hampir 1%.

Di sisi lain, saham Comcast naik 1,6% setelah mengumumkan rencana pemisahan jaringan kabel mereka, termasuk MSNBC dan CNBC. Proses pemisahan ini diperkirakan akan memakan waktu satu tahun.

- Advertisement -

Artikel Terkait

S&P 500 dan Dow Jones Cetak Rekor Baru, Wall Street Tutup Pekan dengan Gemilang

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) – Bursa saham Amerika Serikat atau...

Bursa Eropa Ditutup Menguat, Pasar Cermati Data Tenaga Kerja AS

STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa ditutup menguat pada...

Bursa Asia Berakhir Variatif, Saham Pertahanan Hanwha Aerospace Meroket 11%

STOCKWATCH.ID (TOKYO) – Bursa saham di kawasan Asia-Pasifik bergerak...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru