Wall Street Bervariasi, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru Ditopang Lonjakan Apple Inc.

STOCKWATCH.ID (NEW YORK) โ€“ Bursa saham Amerika Serikat (Wall Street) ditutup bervariasi pada akhir perdagangan Jumat (1/5/2026) waktu setempat atau Sabtu pagi (2/5/2026) WIB. Indeks S&P 500 dan Na...

Wall Street Bervariasi, S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru Ditopang Lonjakan Apple Inc.
Bacakan Artikel

Donald Trump mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap proposal perdamaian baru dari Iran. Ia menilai negara tersebut memang ingin mencapai kesepakatan, namun tawaran yang diajukan belum memuaskan.

Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 2,98% menjadi USD 101,94 per barel. Sementara minyak Brent sebagai acuan global melemah 2,02% ke level USD 108,17 per barel.

S&P 500 kini berhasil menembus level 7.200 untuk pertama kalinya dalam sejarah. Pencapaian ini turut mendorong S&P 500 dan Nasdaq mencatat kinerja bulanan terbaik sejak 2020. Adapun Dow Jones membukukan performa bulanan terkuat sejak November 2024.

Vice President of Portfolio Management Mercer Advisors, David Krakauer, menilai tren positif pasar saham masih berpotensi berlanjut dalam jangka panjang. Pertumbuhan laba, baik di AS maupun global, dinilai akan tetap menjadi penopang utama.

โ€œMungkin selalu ada berita baru atau penurunan sentimen yang memicu koreksi setelah reli kuat, tetapi secara keseluruhan kami masih bullish secara strategis pada ekuitas,โ€ ujar Krakauer.

Lanjut ke Halaman 3
Pilih Halaman: