Wall Street Menghijau! Dow Melonjak 300 Poin, S&P 500 Ikut Naik Gara-Gara Saham Teknologi
STOCKWATCH.ID (NEWYORK) – Wall Street berakhir menguat pada penutupan perdagangan Senin (14/4/2025) waktu setempat atau Selasa pagi (15/4/2025) WIB. Kenaikan ini didorong oleh lonjakan saham-saham tek...
Bacakan Artikel
Namun secara keseluruhan, sejak pengumuman tarif “resiprokal” pada 2 April, ketiga indeks utama masih berada di zona merah. S&P 500 tercatat turun 4,7%, sementara Nasdaq dan Dow masing-masing turun sekitar 4,4% dan 4%.
“Pertanyaan yang banyak ditanyakan investor sekarang adalah, ‘Apakah ini titik terendahnya?’” ujar Dave Sekera, Kepala Strategi Pasar AS di Morningstar. “Mungkin saja, tapi saya rasa belum.”
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Transformasi Digital dan AI Bawa Laba Bank Neo Commerce Naik ke Rp294,85 Miliar...
- Kinerja HRTA Melesat pada Semester I2026, Penjualan Emas Tercatat 13 Ton
- Bos Bank Neo Commerce Ungkap Penopang Laba, Targetkan Pertumbuhan Berlanjut hing...
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- IHSG Ditutup Melemah Tipis 0,03% ke Level 6.234,497, Transaksi Saham Tembus Rp14...
- PANI Cetak Rekor Laba Rp1,7 Triliun, Melonjak 484% di Semester I 2026
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten