back to top

Waspada! 5 Saham Ini Masuk Radar UMA BEI, Ada Lonjakan Harga Tak Wajar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengumumkan daftar saham yang masuk dalam kategori Unusual Market Activity (UMA). Kali ini, ada lima emiten yang kena sorotan karena pergerakan harga sahamnya dinilai tidak wajar.

Kelima saham tersebut adalah PT MNC Land Tbk (KPIG), PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY), PT Pulau Subur Tbk (PTPS), PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK), dan PT Vastland Indonesia Tbk (VAST). BEI mengungkapkan pengumuman UMA ini dibuat sebagai bentuk perlindungan bagi investor.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono menyampaikan pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran. “Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini,” jelasnya dalam keterbukaan informasi di laman BEI dikutip Rabu (30/7/2025).

Saham KPIG masuk UMA karena terindikasi pola transaksi yang tidak wajar. Informasi terakhir dari emiten ini adalah laporan registrasi pemegang efek pada 10 Juli 2025.

Saham CLAY juga masuk radar BEI setelah sebelumnya beberapa kali dikenakan suspensi. Terakhir, CLAY menyampaikan laporan registrasi pemegang efek pada 22 Juli 2025. Saham ini sempat disuspensi dalam tiga periode berbeda sejak November 2024.

Saham PTPS menunjukkan lonjakan harga tak biasa. BEI mencatat informasi terakhir dari emiten ini adalah laporan penggunaan dana hasil penawaran umum yang dipublikasikan pada 21 Juli 2025.

Sementara itu, saham ROCK juga dinyatakan masuk UMA. Informasi terakhir yang diterima bursa terkait emiten ini adalah laporan registrasi pemegang efek per 9 Juli 2025.

Terakhir, saham VAST mencatat kenaikan harga di luar kebiasaan. BEI menyebut informasi terbaru dari emiten ini adalah pencatatan saham yang dirilis pada 28 Juli 2025.

BEI mengimbau investor untuk tetap berhati-hati. Investor diminta memperhatikan kinerja dan keterbukaan informasi dari masing-masing emiten. BEI juga menyarankan agar investor menelaah kembali rencana aksi korporasi yang belum mendapat persetujuan RUPS.

Selain itu, investor diingatkan untuk mempertimbangkan segala kemungkinan risiko sebelum membuat keputusan investasi. “Perhatikan juga jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi Bursa,” tegas Yulianto Aji Sadono.

Harga Saham

Pada penutupan perdagangan Senin, 29 Juli 2025 harga saham CLAY melonjak Rp235 atau 20,35% ke level Rp1.390 per unit. Saham ini dibuka di harga Rp1.280 dan sempat menyentuh level tertinggi Rp1.440 serta terendah Rp1.160.

Lonjakan ini mengerek kapitalisasi pasar CLAY menjadi Rp3,57 triliun. Namun, P/E ratio CLAY tergolong sangat tinggi di angka 2.029,67 kali. Dalam 52 minggu terakhir, harga CLAY bergerak dari Rp110 hingga Rp1.440.

Sementara itu, saham PTPS juga mencatatkan kenaikan signifikan. Harganya naik Rp33 atau 25,58% ke level Rp162 per saham. Saham ini dibuka di Rp131 dan sempat menyentuh harga tertinggi Rp174 serta terendah Rp127.

Kenaikan ini membuat kapitalisasi pasar PTPS mencapai sekitar Rp351,14 miliar. Rasio P/E PTPS tercatat sebesar 10,45 kali. Emiten ini membagikan dividen triwulanan sebesar Rp0,95 per saham dengan yield 2,35%. Dalam setahun terakhir, harga saham PTPS bergerak dari Rp61 hingga Rp174 per saham.

Saham VAST juga menguat tajam. Harganya naik Rp26 atau 12,5% ke level Rp234, sekaligus menjadi harga penutupan tertinggi dalam 52 minggu terakhir. Saham ini dibuka di Rp210, sempat menyentuh titik terendah harian Rp208, dan terus menguat hingga level tertinggi Rp234.

Kapitalisasi pasar VAST kini mencapai sekitar Rp715,04 miliar. Rasio P/E perusahaan berada di level 44,49. Dalam 52 minggu terakhir, saham VAST bergerak di rentang harga Rp65 hingga Rp234.

Di sisi lain, saham ROCKmelonjak 9,66% ke level Rp386. Harga pembukaan dan penutupan berada di level yang sama, tanpa fluktuasi sepanjang hari. Kapitalisasi pasar ROCK tercatat sebesar Rp553,98 miliar.

Rasio P/E ROCK berada di angka 111,66. Dalam satu tahun terakhir, harga sahamnya sempat menyentuh Rp440 sebagai titik tertinggi dan Rp228 sebagai titik terendah.

Saham KPIG juga menguat tipis. Harga saham KPIG naik Rp2 atau 1,19% ke level Rp170. Saham ini dibuka di Rp169, dengan pergerakan harian di kisaran Rp165 hingga Rp171. Kapitalisasi pasar MNC Land tercatat sebesar Rp16,58 triliun.

Saham KPIG diperdagangkan dengan P/E ratio sebesar 25,10 kali. Dalam setahun terakhir, harga tertingginya mencapai Rp250 dan terendahnya Rp80.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Berlanjut! Komisaris Dharma Polimetal (DRMA) Kembali Divestasi 100.000 Lembar Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Komisaris  PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Noel Aelyo...

IHSG Sesi I Terpangkas 1,60% ke 8.103,718 Akibat Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Dongkrak Transaksi dan Free Float Emiten, BEI Rilis Aturan Baru Liquidity Provider Saham

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) terus...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru