Harga Emas Ambruk! Data Tenaga Kerja AS Bikin Investor Galau
STOCKWATCH.ID (CHICAGO) – Harga emas dunia anjlok tajam pada akhir perdagangan Jumat (6/9/2024) waktu setempat atau Sabtu pagi (7/9/2024) WIB, meskipun sempat mendekati rekor tertinggi sepanjang masa....
Bacakan Artikel
Menurut alat prediksi CME FedWatch, peluang pemotongan suku bunga sebesar 25 basis poin turun menjadi 59% dari 70% pekan lalu. Sementara itu, kemungkinan pemangkasan sebesar 50 basis poin meningkat menjadi 41% dari 30%.
Presiden The Fed New York, John Williams, menanggapi data ketenagakerjaan dengan tenang. "Data Agustus ini tidak mengejutkan, dan pemotongan suku bunga memang diperlukan untuk menjaga keseimbangan pasar tenaga kerja," ujarnya.
Pilih Halaman:
- 1
- 2
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...
- Ekspansi Pasar Kopi RTD Nabati, OATSIDE Rilis Varian Espresso Roast dan Kemasan...
- Rabundo Tembus Pasar Nasional, BRI Dukung UMKM Bumbu Rendang Asli Minang Naik Ke...
- Stock Futures Menguat Jelang Data Tenaga Kerja AS, Investor Cermati Laba Emiten
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- EBITDA BUMA International Group Naik 8% di Semester I-2026, Rugi Bersih Menyusut...