Rabu, Januari 21, 2026
27.4 C
Jakarta

IHSG Cenderung Menguat, BNI Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) cenderung bergerak menguat pada perdagangan Senin (6/5/2024). Demikian dikemukakan oleh Fanny Suherman, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, dalam laporan riset yang dipublikasikan hari ini.

“Hari ini IHSG akan cenderung bergerak menguat, mencoba tembus resistance 7.180. Level support IHSG di 7.040-7.100, sedangkan level resist berada di 7.180-7.230,” ujar Fanny.

Pada penutupan perdagangan Jumat (3/4/2024), IHSG berakhir menguat 17,298 poin atau naik 0,24% menjadi 7.134,724, dari penutupan Kamis (02/5/2024) di posisi 7.117,425. Kenaikan IHSG dipicu oleh reboundnya harga saham 254 dari 773 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Jumat (03/5/2024). IHSG hari itu sempat melejit ke posisi tertinggi harian di 7.165,102 dan terendah di 7.094,616. Investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 866 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BMRI, TLKM, BBNI dan TPIA.

Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas merekomendasikan saham – saham berikut:

1.BBNI: Spec Buy
Beli di Rp 4820, cutloss jika break di bawah Rp 4750.  Jika tidak break di bawah Rp 4750, potensi naik ke Rp 4940-5050 short term.

2.ACES: Spec Buy
Beli di Rp 880, cutloss jika break di bawah Rp 870.  Jika tidak break di bawah Rp 870, potensi naik ke Rp 910-950 short term.

3.MBMA: Spec Buy
Beli di Rp 515, cutloss jika break di bawah Rp 500. Jika tidak break di bawah Rp 500, potensi naik ke Rp 550-565 short term.

4.ASII: Spec Buy
Beli di Rp 5150, cutloss jika break di bawah Rp 5075. Jika tidak break di bawah 5150, potensi naik ke Rp 5275-5325 short term.

5.INTP: Spec Buy
Beli di Rp 7200, cutloss jika break di bawah Rp 7100. Jika tidak break di bawah Rp 7100, potensi naik ke Rp 7375-7600 short term.

6.BBRI: Buy on Weakness
Beli di Rp 4700, cutloss jika break di bawah Rp 4600.
Jika tidak break di bawah Rp 4600, potensi naik ke Rp 4800-4840 short term.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Direktur Inocycle Technology (INOV) Jual Seluruh Saham Perusahaan Senilai Rp315,09 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Yong Hwa Lee,  Direktur PT Inocycle Technology Group...

TCID Tambah Plafon Pinjaman ke Anak Usaha Rp12 Miliar Buat Operasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) -  Manajemen PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) mengungkapkan, pihaknya...

Tambah Investasi, Bos Trimegah Karya Pratama (UVCR) Borong 59.700 Lembar Saham Perusahaan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Hady Kuswanto, Direktur Utama PT Trimegah Karya...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru