Rabu, Januari 21, 2026
27.3 C
Jakarta

IPCC Lakukan Bongkar Muat Cargo Kendaraan Sebanyak 534.604 Unit di Semester I 2025, Tumbuh 10,9%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menurut data Gaikindo capaian produksi otomotif dalam negeri hingga semester I 2025 mengalami pertumbuhan yang cukup menggembirakan. Produksi otomotif meningkat 6,95% atau tumbuh 15.189 unit atau secara total 233.648 unit.

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) yang merupakan bagian tak terpisahkan dari ekosistem logistik kendaraan khususnya bidang kepelabuhanan dibawah pengelolaan Pelindo selaku pengelola pelabuhan terbesar di Indonesia kembali mencatatkan kinerja operasional yang cemerlang dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Endah Dwi Liesly, Sekretaris Perusahaan IPCC, mengemukakan, tercatat hingga bulan Juni 2025, IPCC berhasil melakukan bongkar muat cargo kendaraan (CBU, bus/truk, dan alat berat) yang ditangani hingga 534.604 unit, tumbuh 10,9% atau 52.564 unit secara (YoY).

Selain kinerja cargo, jumlah kunjungan kapal ke dermaga-dermaga yang dikelola IPCC secara total 1.571 kunjungan meningkat 192 kunjungan lebih banyak secara (YoY) atau 13,92% hingga bulan Juni 2025.

Pencapaian yang lebih baik dari kinerja tahun lalu didorong oleh kontribusi eskpor dan impor kargo CBU dan alat berat yang salah satunya CBU berbasis BEV (Battery Electric Vehicle) sejumlah 28.980 unit atau 5,42% dari total keseluruhan kargo yang ditangani IPCC dimana dominasi brand asal Asia dan Eropa (BYD, Vinfast, AION, Volkswagen dan berbagai brand lainnya).

Penanganan cargo jenis truk/bus secara konsolidasi sampai dengan bulan Juni 2025 sebesar 94.782 unit tumbuh 23,03% YoY atau 17.745 unit lebih banyak. Pertumbuhan pada jenis cargo truk/bus dipengaruhi oleh tingginya aktivitas pertambangan dan perkebunan sejalan dengan program pemerintah untuk swasembada energi dan pangan di tahun 2025.

Kinerja positif juga berhasil dicatatkan perseroan terhadap penanganan kargo CBU sampai dengan bulan Juni 2025 total sebesar 423.952 unit meningkat 30.859 unit atau 7,79% secara YoY.

Peningkatan tersebut didominasi oleh impor dan ekspor kendaraan seiring dengan trend penggunaan BEV serta minat berbagai negara di Asia Tenggara, Asia Tengah dan Amerika Latin akan jenis-jenis mobil 2.000 cc kebawah.

Mengutip data Gaikindo pada laporan produksi hingga Juni 2025 tercatat produksi CBU 288.017 unit. Untuk performansi layanan kargo Alat Berat juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 32,65% YoY atau 3.906 unit dimana kumulatif sampai dengan Juni 2025 IPCC berhasil menangani 15.870 unit.

Menurut Endah, dengan hasil kinerja operasi IPCC hingga Semester I Tahun 2025 yang solid dan bertumbuh dimana capaian tersebut diraih dengan perubahan layout dan pola operasi untuk memaksimalkan kapasitas lapangan, digitalisasi sistem operasi (PTOS-C) untuk memberikan akurasi data ketersediaan lapangan yang pada ujungnya memberikan nilai tambah dan kepastian layanan bagi para pengguna jasa.

“Kami optimis dengan kolaborasi, transformasi dan implementasi sistem digital yang terintegrasi, kinerja IPCC akan menorehkan capaian lebih baik dari tahun lalu dan optimis di Semester II tahun ini dengan yang ditopang berbagai inisiatif strategis di seluruh lini untuk mendukung perseroan guna berkontribusi lebih baik dan berkelanjutan untuk seluruh stakeholder IPCC”, tutup Endah dalam keterangan resminya dikutip, Jumat (01/8/2025).

- Advertisement -

Artikel Terkait

Respon BEI Terkait Lonjakan Saham, Berkah Prima Perkasa (BLUE) Beberkan Kelanjutan Rencana Akuisisi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE)...

Ahmad Yani Resmi Jadi Direktur Utama PGEO, Targetkan Kapasitas 1 GW dalam 3 Tahun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)...

PT Vale (INCO) Beberkan RKAB 2026 dan Progres Proyek Strategis di Hadapan Komisi XII DPR

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) — PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menghadiri...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru