Adi Sarana (ASSA) Siap Menambah Unit Usaha Baru Berbasis Teknologi, Peluncuran Komersial TMS Ditargetkan Agustus 2026
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) siap menambah kegiatan usaha dengan memasukkan bidang baru berbasis teknologi informasi yaitu pengembangan Transportation Management System (T...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) siap menambah kegiatan usaha dengan memasukkan bidang baru berbasis teknologi informasi yaitu pengembangan Transportation Management System (TMS) Integrated Solution. Perseroan menargetkan peluncuran komersial TMS pada Agustus 2026.
Langkah ini sebagai upaya manajemen untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, serta memperkuat fleksibilitas layanan logistik. Sedikitnya terdapat empat klasifikasi usaha baru tersebut.
Pertama, KBLI No. 62199 tentang Aktivitas Pemrograman Komputer Lainnya YTDL. Kedua, KBLI No. 58290 tentang Aktivitas Penerbitan Perangkat Lunak (Software) Lainnya. Ketiga, KBLI No. 62204 tentang Aktivitas Konsultasi dan Perancangan Internet of Things (loT). Keempat, KBLI No. 61105 tentang Aktivitas Jasa Sistem Komunikasi Data.
Menurut manajemen ASSA, rencana penambahan ini (kegiatan usaha) dimintakan persetujuan dalam RUPS pada Rabu ini, tanggal 17 Juni 2026.
Manajemen ASSA menilai, tantangan utama industri transportasi dan logistik kini bergeser dari sekadar ketersediaan armada ke pengelolaan informasi operasional yang terintegrasi. Melalui TMS, perusahaan dapat mengoptimalkan perencanaan rute, pemantauan pengiriman, pengendalian SLA, hingga rekonsiliasi biaya transportasi dalam satu sistem terpadu.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...