Bidik Pendapatan US$13,857 Juta di 2026, Pelayaran Bina Buana (BBRM) Siap Tambah Armada
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) menargetkan pendapatan sebesar US$13,857 juta pada 2026, naik 0,2% dibanding realisasi pendapatan tahun 2025 sebes...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Manajemen PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya Tbk (BBRM) menargetkan pendapatan sebesar US$13,857 juta pada 2026, naik 0,2% dibanding realisasi pendapatan tahun 2025 sebesar US$13,818 juta. Laba bersih diproyeksikan tumbuh 3,7% menjadi US$6,875 juta pada tahun 2026.
Berdasarkan materi paparan publik yang disampaikan ke BEI, Rabu 17 Juni 2026 disebutkan, untuk mencapai target pendapatan ini, Perseroan berencana melakukan peremajaan kapal dengan menjual kapal yang sudah tua dan mengganti dengan kapal-kapal yang baru.
Selain itu, Manajemen Perseroan juga akan melakukan penambahan satu armada kapal PSV untuk meningkatkan pendapatan dan menangkap peluang yang ada.
Di sisi lain, Manajemen Perseroan juga akan terus menjaga loyalitas pelanggan. Ini dilakukan dengan memperkuat hubungan dengan pelanggan yang sudah ada dan membina kemitraan baru dengan memberikan kualitas layanan yang unggul, dapat diandalkan, dan tanggap.
Perseroan juga akan memberikan pelayanan terhadap kebutuhan pelanggan, dan secara proaktif memenuhi kebutuhan mereka yang terus berkembang. Menerima masukan dari pelanggan untuk mengidentifikasi hal yang perlu ditingkatkan dan mencari peluang untuk berinovasi.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...