back to top

Adira Multifinance (ADMF) Siap Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp2,5 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Adira  Dinamika Multifinance (ADMF) berencana menawarkan surat utang kepada investor senilai Rp2 triliun pada 23 Februari 2026. Surat utang tersebut terdiri atas Obligasi Berkelanjutan VII ADMF tahap III/2026 senilai Rp2 triliun, dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan VI tahap III/2026 sebesar Rp500 miliar.

Surat utang di atas adalah bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan VII ADMF senilai total Rp8 triliun dan Sukuk Mudharabah VI ADMF senilai total Rp2 triliun.

Manajemen ADMF dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang diumumkan di Jakarta, Senin 9 Februari 2026 menjelaskan, obligasi tersebut terdiri atas seri A senilai Rp1,1 triliun dengan bunga 4,80% per tahun berjangka waktu 370 hari, seri B sebesar Rp860 miliar memiliki tenor tiga tahun dengan bunga 5,75% per tahun, dan seri C senilai Rp40 miliar berjangka waktu lima tahun dan bunga 5,95% per tahun.

Adapun Sukuk Mudharabah ADMF VI Tahap III Tahun 2026 terdiri atas seri A sebesar Rp400 miliar dengan tenor 370 hari, dan seri B senilai Rp100 miliar berjangka waktu 36 bulan atau tiga tahun.

Dana dari hasil  penawaran umum obligasi setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan untuk kegiatan pembiayaan konsumen sehubungan dengan kegiatan usaha Perseroan.

Sementara seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Berkelanjutan Sukuk Mudharabah VI ADMF Tahap III Tahun 2026, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan dipergunakan untuk hal-hal yang tidak bertentangan dengan syariah yaitu sebagai dana untuk pembiayaan kendaraan bermotor dengan menggunakan akad murabahah.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan sukuk Mud ADMF Tahun 2026 adalah PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), serta Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) sebagai wali amanat. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Naik 0,54%, IHSG Pagi Ini ke 8.075.530, Berkat Saham-saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah di...

Bakal Go Private dan Delisting, BEI Resmi Suspensi Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan...

Gembok Dibuka, BEI Izinkan Saham Emiten Ini Melantai Lagi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) secara...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru