Awal 2026, Tiga Emiten Sudah Kumpulkan Dana Rp2,9 Triliun dari Rights Issue
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas penggalangan dana melalui penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue masih terus b...
Dilihat dari klasifikasi sektornya, perusahaan yang masuk dalam antrean tersebut berasal dari sektor properti. Data pipeline menunjukkan porsi sektor Properties & Real Estate mendominasi sebesar 100%. Tidak ada perwakilan dari sektor lain dalam antrean saat ini.
Secara rinci, satu perusahaan tersebut berasal dari sektor Properties & Real Estate. Sementara itu, sektor-sektor utama lainnya terpantau kosong.
Sektor yang nihil antrean rights issue antara lain Basic Materials, Consumer Cyclicals, Consumer Non-Cyclicals, Energy, dan Financials. Begitu pula dengan sektor Healthcare, Industrials, Infrastructures, Technology, hingga Transportation & Logistic. Semuanya tercatat nol perusahaan dalam pipeline kali ini.
- 1
- 2
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- MBMA Siapkan Rp651,68 Miliar untuk Lunasi Sukuk Jatuh Tempo Agustus 2026
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya