Awal 2026, Tiga Emiten Sudah Kumpulkan Dana Rp2,9 Triliun dari Rights Issue
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas penggalangan dana melalui penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue masih terus b...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas penggalangan dana melalui penerbitan saham baru dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue masih terus berjalan. Hingga pertengahan bulan pertama tahun 2026, sejumlah perusahaan tercatat telah merampungkan aksi korporasi ini.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyampaikan pembaruan data terkini di Jakarta, dikutip Jumat (16/1/2026). Ia menyebutkan sudah ada tiga emiten yang berhasil menghimpun dana dari pasar modal lewat mekanisme tersebut. Total dana yang diraih mencapai angka triliunan rupiah.
"Kemudian untuk Rights Issue, per tanggal 15 Januari 2026 telah terdapat 3 perusahaan tercatat yang telah menerbitkan rights issue dengan total nilai Rp2,90 triliun," ujarnya.
Selain yang sudah rampung, Nyoman juga mengungkapkan data antrean atau pipeline pencatatan. Saat ini, minat perusahaan untuk melakukan rights issue masih terlihat meski jumlahnya terbatas. Masih ada satu perusahaan yang sedang memproses rencana aksi korporasi ini di meja Bursa.
"Serta masih terdapat 1 perusahaan tercatat dalam pipeline rights issue BEI," kata Nyoman.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini