Awal Perdagangan, IHSG Dibuka Menguat di Level 6.974,37
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada perdagangan pagi ini, Kamis (12/10), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau. Hingga pukul 09.39 WIB, IHSG naik ke level 6.974,37 menguat 42,480 poin ata...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Pada perdagangan pagi ini, Kamis (12/10), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau. Hingga pukul 09.39 WIB, IHSG naik ke level 6.974,37 menguat 42,480 poin atau naik 0,62%, dari penutupan Rabu (11/10) di posisi 6.931,89.
Menurut data RTI, terpantau sebanyak 4,098 miliar saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 397.207, serta total nilai transaksi tercatat mencapai Rp2,775 triliun. Tercatat sebanyak 224 saham menguat, sebanyak 226 saham terkoreksi dan sebanyak 221 saham tetap tidak berubah.
Sejumlah saham yang menguat pagi ini, antara lain SMGR naik 1,92% ke harga Rp3.840 per unit. Saham SMGR naik 1,53% jadi Rp6.625, saham HMSP naik 1,718% ke Rp855, dan saham TLKM naik 1,59% ke harga Rp3.840 per unit.
Sedangkan saham ASII turun 0,41% ke Rp6.025 per unit, saham GGRM turun 0,89% jadi Rp25.150 per unit, saham UNTR turun 1,33% ke harga Rp25.925 per unit.
Dimas Wahyu, analis PT Bahana Sekuritas, dalam risetnya yang dipublikasikan hari ini, mengemukakan, IHSG diprediksi berada di rentang 6.850-7.050. “Investor dapat mencermati sektor DXTECH, IDXFIN, IDXCYC, IDXPROP, IDXINFRA, IDXENER, dan IDXINDUS.
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun
- WEGE Rugi Rp89,89 Miliar pada Semester I 2026, Pendapatan Anjlok 55%
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- Market Cap BEI Naik 0,48 Persen Jadi Rp10.923T Dalam Sepekan
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Kontrak Baru WEGE Meroket 510%, Utang Turun Jadi Rp1,84 Triliun