BEI Cabut Suspensi, Saham Ini Kembali Bisa Diperdagangkan Mulai Senin!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) di pasar reguler dan pasar tunai. Pembukaan suspensi dilakukan mulai sesi I p...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) di pasar reguler dan pasar tunai. Pembukaan suspensi dilakukan mulai sesi I pada 28 Juli 2025.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan keputusan ini diambil setelah bursa melakukan penilaian terhadap kondisi terbaru emiten.
โDengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham ARCI di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 28 Juli 2025,โ Yulianto dalam keterbukaan informasi dikutip Sabtu, (26/7/2025).
Sebelumnya, saham ARCI sempat disuspensi karena terjadi lonjakan harga. BEI menghentikan sementara perdagangan saham ARCI di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I pada 22 Juli 2025.
Menurut Yulianto Aji Sadono, langkah suspensi ini menjadi bentuk perlindungan bagi investor. โBursa mengimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,โ tegasnya.
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...