Sempat Disuspensi Gegara Naik Gila-Gilaan, Besok Saham Emiten Ini Bisa Diperdagangkan Lagi!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Golden Flower Tbk (POLU). Investor bisa mentransaksikan lagi saham POLU di Pasar Reguler dan Pasar Tunai...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali perdagangan saham PT Golden Flower Tbk (POLU). Investor bisa mentransaksikan lagi saham POLU di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I, Selasa (11/3/2025).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan pembukaan kembali perdagangan saham POLU dilakukan setelah melalui evaluasi oleh pihak bursa. โBerdasarkan penilaian bursa, maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT Golden Flower Tbk (POLU) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai sesi I tanggal 11 Maret 2025,โ ujarnya, dalam keterbukaan informasi, Senin (10/3/2025).
BEI sebelumnya menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham POLU sejak 24 Februari 2025. Langkah ini diambil karena harga sahamnya naik gila-gilaan dalam waktu singkat.
โSehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor, Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham,โ ujar Yulianto Aji Sadono dalam keterbukaan informasi yang dikutip pada Senin (24/2/2025).
Sebelum dihentikan sementara, saham POLU mengalami kenaikan luar biasa. Pada penutupan perdagangan Jumat (21/2/2025), saham ini melesat 24,86% ke level Rp4.320 per lembar, naik Rp860 dari harga sebelumnya. Sepanjang sesi perdagangan, harga saham POLU bergerak di rentang Rp3.460 hingga Rp4.320. Kapitalisasi pasar perusahaan pun mencapai Rp3,24 triliun.
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...
- Ditopang Pendapatan Bunga dan FBI, Laba BNI (BBNI) Capai Rp10,76 Triliun pada Pa...
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Dirut Humpuss Intermoda Setiawan T. Widjojo Mundur, Ini Alasannya
- DIVA Jual 200 Ribu Saham Treasury, Sisa 28,38 Juta Saham
- Direktur SOLA Borong 676.500 Saham, Porsi Saham Mochamad Bhadiawi Naik
- Kredit BBNI Tumbuh Agresif 24,4%, Ini Catatan Kiwoom Sekuritas untuk Semester II...
- BPS Catat Ekonomi RI Tumbuh 5,29% di Triwulan II-2026, Ekonom Soroti Tantangan E...