BEI Cabut Suspensi Tiga Saham, Investor Bisa Kembali Transaksikan Mulai Hari Ini!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali suspensi atas saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), PT Bank Permata Tbk (BNLI), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKT...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi membuka kembali suspensi atas saham PT Pelangi Indah Canindo Tbk (PICO), PT Bank Permata Tbk (BNLI), dan PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR). Pencabutan suspensi berlaku mulai sesi I perdagangan Rabu, 1 Oktober 2025.
Sebelumnya, perdagangan tiga saham tersebut sempat dihentikan sementara pada Selasa 30 September 2025. Langkah itu diambil karena harga saham-saham tersebut melesat signifikan dalam waktu singkat. Suspensi dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai.
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, menjelaskan pencabutan suspensi ini dilakukan setelah bursa menilai perdagangan sudah kembali normal. โSuspensi atas perdagangan saham PICO, BNLI dan VKTR dibuka kembali mulai sesi I tanggal 1 Oktober 2025,โ kata Yulianto, dalam keterbukaan informasi dikutip Rabu (1/10/2025).
Pada perdagangan Senin 29 September 2025 sebelum suspensi, saham PICO ditutup di Rp350 per saham, naik 4,17% atau Rp14 dari penutupan sebelumnya di Rp336. Saham ini sempat menyentuh Rp362 sebagai level tertinggi dan Rp338 terendah, dengan volume 11,87 juta lembar. Dalam setahun terakhir, harga PICO bergerak di kisaran Rp87 hingga Rp390. Kapitalisasi pasar kini mencapai Rp198,93 miliar.
Saham BNLI juga melesat. Harga ditutup di Rp5.950 per saham, naik 12,26% atau Rp650 dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp5.300. BNLI sempat menyentuh Rp6.000 sebagai level tertinggi dengan volume 1,15 juta lembar. Sepanjang 2025, harga saham bank ini sudah melonjak dari posisi terendah Rp965 pada Januari hingga menembus Rp5.950 pada akhir September. Kapitalisasi pasar kini berada di Rp215,27 triliun.
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- IHSG Hari Ini Naik 0,37% pada Pembukaan Perdagangan, Investor Borong Saham Tamba...
- BRIncubator 2026 Dimulai, BRI Perkuat UMKM Naik Kelas hingga Siap Ekspor
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- Saham ALKA Masuk Daftar HSC BEI, 98,21% Dikuasai Sejumlah Pemegang Saham
- IHSG Hari Ini Naik 0,37% pada Pembukaan Perdagangan, Investor Borong Saham Tamba...
- BEI Tetapkan Saham AGAR Masuk Daftar Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi
- SSIA Balik Untung Rp262,6 Miliar di Semester I 2026, Pendapatan Melesat 58,4%
- BRIncubator 2026 Dimulai, BRI Perkuat UMKM Naik Kelas hingga Siap Ekspor
- Harga Minyak Dunia Anjlok, Kesepakatan Selat Hormuz Bakal Tercapai?
- Harga Emas Dunia Menguat Saat Harga Minyak Anjlok, Investor Pantau Data Tenaga K...
- Laba Perusahaan Mengkilap, Mayoritas Bursa Saham Eropa Kompak Berakhir di Zona H...
- Wall Street Cetak Rekor, S&P 500 Futures Bergerak Tipis Jelang Data Tenaga Kerja...
- BEI Suspensi Saham MDIA Mulai 5 Agustus 2026, Ini Alasannya