BEI Buka Gembok! Tiga Saham yang Sempat Terbang Ini Bisa Diperdagangkan Lagi Mulai Besok!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan tiga saham yang sebelumnya disuspensi. Ketiga saham tersebut adalah PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS), PT Pembangunan Gra...
Saham PGLI juga melesat tajam pada perdagangan Senin, 13 Oktober 2025. Harga sahamnya ditutup di Rp350 per saham, naik 23,24% atau 66 poin dari penutupan sebelumnya di Rp284 pada 10 Oktober 2025.
Sepanjang perdagangan, PGLI dibuka di Rp354, menyentuh level tertinggi di Rp354 dan terendah di Rp316. Volume transaksi mencapai 33,75 juta saham. Kenaikan ini menjadi posisi tertinggi PGLI sepanjang tahun di Rp350, sementara posisi terendah tahun ini berada di Rp114 pada 30 Juni 2025. Dalam 52 minggu terakhir, saham ini bergerak di kisaran Rp110 hingga Rp354. Kapitalisasi pasarnya kini sekitar Rp170,8 miliar.
Saham TRUE juga ikut menguat pada perdagangan Senin, 13 Oktober 2025. Harga sahamnya ditutup di Rp113 per saham, naik 9,71% atau Rp10 dari penutupan sebelumnya di Rp103 pada Jumat, 10 Oktober 2025.
Sepanjang perdagangan, TRUE dibuka di Rp103 dan langsung menyentuh harga tertinggi sekaligus terendah di Rp113. Volume transaksi tercatat 33,62 juta saham. Kenaikan ini menjadi posisi tertinggi TRUE sepanjang tahun di Rp113, jauh melesat dari level terendah di Rp13 pada 24 Maret 2025. Dengan harga tersebut, kapitalisasi pasar TRUE mencapai Rp855,53 miliar.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...