BEI Kantongi Pipeline 10 Emisi Obligasi, Sektor Energi Paling Ramai
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas pendanaan melalui surat utang atau obligasi tetap semarak pada awal tahun 2026. Sejumlah perusahaan telah mengantre untuk menerb...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas pendanaan melalui surat utang atau obligasi tetap semarak pada awal tahun 2026. Sejumlah perusahaan telah mengantre untuk menerbitkan Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS).
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengungkapkan data terbaru pencatatan bursa. Hingga pertengahan Januari 2026, total dana yang dihimpun dari penerbitan obligasi sudah mencapai triliunan rupiah.
"Hingga saat ini, telah diterbitkan 9 emisi dari 7 penerbit EBUS dengan dana yang dihimpun sebesar Rp5,85 triliun," ujarnya di Jakarta, dikutip Jumat (16/1/2026).
Nyoman menambahkan, antusiasme penerbitan surat utang ke depan masih cukup tinggi. Hal ini terlihat dari daftar antrean atau pipeline yang masuk ke meja bursa. Terdapat 10 emisi yang siap meluncur dari 5 penerbit EBUS.
"Sampai dengan 15 Januari 2026 terdapat 10 emisi dari 5 penerbit EBUS yang sedang berada dalam pipeline," kata Nyoman.
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini