BEI Mendadak Hentikan Sementara Perdagangan 5 Saham Sekaligus, Ada Apa?
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan lima saham sekaligus pada Kamis (11/9/2025). Langkah ini diambil setelah terjadi lonjakan harga kumulatif yang s...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan lima saham sekaligus pada Kamis (11/9/2025). Langkah ini diambil setelah terjadi lonjakan harga kumulatif yang signifikan.
Saham yang terkena suspensi adalah PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS), PT Lion Metal Works Tbk (LION), PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), PT Sumber Energi Andalan Tbk (ITMA), dan PT Hotel Fitra International Tbk (FITT).
Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A ย mengemukakan, suspensi ini berlaku di pasar reguler dan pasar tunai sejak sesi I perdagangan hari ini. Suspensi akan berlangsung sampai ada pengumuman lebih lanjut dari BEI.
BEI menegaskan penghentian sementara ini dilakukan sebagai bentuk cooling down dan perlindungan terhadap investor. Dengan begitu, pelaku pasar memiliki waktu lebih panjang untuk menilai setiap keputusan investasinya berdasarkan keterbukaan informasi yang ada.
โPenghentian sementara perdagangan saham dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,โ ujar Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., dalam keterbukaan informasi di laman Bursa, dikutip Kamis (11/9/2025).
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini