BEI Segera Luncurkan 15 Seri Single Stock Futures, Simak Potensi Cuan Produk Anyar Itu
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana meluncurkan single stock futures (SSF) pada April atau Mei 2024. Produk terbaru dari BEI ini untuk menjawab kebutuhan para investor sekal...
Single Stock Futures menawarkan sejumlah manfaat yang menarik bagi para investor. Itu antara lain adalah investor bisa mengambil posisi short saat market turun, modal yang dibutuhkan untuk transaksi lebih rendah dan mekanisme transaksi yang mirip dengan saham. Selain itu, investor dapat merealisasikan keuntungan dalam 1 Hari Bursa (T+1 serta fee transaksi yang rendah dan dikenakan per kontrak.
[caption id="attachment_18886" align="alignnone" width="690"]
Sumber BEI: Dana yang Dibutuhkan untuk Investasi SSF[/caption]
Pada tahap awal, demikian Jeffrey, BEI akan meluncurkan 15 seri single stock futures. Itu terdiri dari 5 underlying saham yang ada di LQ45, seperti BBCA, BBRI, TLKM, ASII, dan MDKA. โMasing-masing memiliki 3 periode kontrak selama 1 bulan, 2 bulan, dan 3 bulan,โ jelasnya.
Saat ini, sebanyak 16 anggota bursa yang sudah menyatakan minat untuk bergabung sebagai anggota bursa derivative. Dari jumlah tersebut, 6 AB di antaranya sedang dalam proses onboarding dan 10 AB dalam pipeline pengembangan. BEI berharap adanya peningkatan minat anggota bursa untuk berpartisipasi dalam produk derivatif ini. "Kami harapkan ada tambahan beberapa anggota bursa derivatif yang akan diberikan izin oleh BEI dalam waktu dekat," tambahnya.
[caption id="attachment_18887" align="alignnone" width="698"]
Sumber BEI: Profil Risk dan Return SSF[/caption]
BEI memiliki strategi untuk memastikan likuiditas produk single stock futures tersebut cukup aktif di pasar. Salah satunya adalah dengan memperbaiki infrastruktur dan proses bisnis yang lebih baik, terutama dalam membuka rekening derivatif bagi anggota bursa.
Selain itu, BEI juga akan melakukan serangkaian kegiatan sosialisasi bersama anggota bursa derivatif ke beberapa kota yang potensial, guna memberikan pemahaman yang lebih baik kepada para investor tentang produk ini.
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...