BEI Siap Kedatangan 5 Emiten Baru, Mayoritas Perusahaan Bermodal Jumbo!
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga 25 Juli 2025 sudah ada 22 perusahaan yang resmi melantai di bursa. Total dana yang berhasil dihimpun dari aksi penawaran umum perda...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga 25 Juli 2025 sudah ada 22 perusahaan yang resmi melantai di bursa. Total dana yang berhasil dihimpun dari aksi penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) tersebut mencapai Rp10,39 triliun.
Sementara itu, saat ini masih ada 5 perusahaan yang berada dalam pipeline pencatatan saham BEI. Seluruh perusahaan ini sedang dalam proses untuk menjadi emiten di pasar modal.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menyampaikan rincian aset dari perusahaan yang sedang mengantre IPO mengacu pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017.
Dari 5 perusahaan dalam pipeline, tidak ada perusahaan dengan aset skala kecil atau di bawah Rp50 miliar. Satu perusahaan memiliki aset skala menengah antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. โ4 perusahaan aset skala besar, aset di atas Rp250 miliar,โ ungkap Nyoman dalam keterangan resmi dikutip Minggu, (27/7/2025).
Jika dilihat dari sektor usahanya, pipeline IPO ini masih didominasi oleh sektor basic materials dengan 2 perusahaan. Kemudian masing-masing satu perusahaan dari sektor energy, financials, dan transportation & logistic. Sektor-sektor lain seperti Consumer Cyclicals, Consumer Non-Cyclicals, Healthcare, Industrials, Infrastructures, Properties & Real Estate, serta Technology belum tercatat memiliki calon emiten dalam waktu dekat.
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- JELI Klarifikasi Antrean Jual 68 Juta Lot, BEI Bilang Bukan Gangguan Sistem
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BRI Peduli Perkuat Peternak Sapi Perah di Malang, Produksi dan Nilai Tambah Susu...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...