BFI Finance Siap Tebar Dividen Interim, Segini per Saham
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) berencana membagikan dividen interim untuk tahun buku 2024 sebesar Rp421,10 miliar (Rp28 per saham). “Pembayaran dividen dilakukan pada 1...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) berencana membagikan dividen interim untuk tahun buku 2024 sebesar Rp421,10 miliar (Rp28 per saham).
“Pembayaran dividen dilakukan pada 19 Desember 2024,” kata Sudjono, Sekretaris Perusahaan BFIN dalam keterangan, Selasa (03/12/2024).
Menurut Sudjono, dividen interim tersebut akan dibayarkan kepada pemegang saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) BFIN per 13 Desember 2024. Adapun jadwal cum dan ex dividen BFIN di Pasar Reguler dan Negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) ditetapkan pada 11 dan 12 Desember 2024, sedangkan di Pasar Tunai pada 13 dan 16 Desember 2024.
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun
- BEI Ubah Notasi Khusus Emiten di JATS, Investor Kini Dapat Informasi Lebih Jelas
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- Harga Emas Dunia Terkoreksi 2%, Namun Tetap Cetak Kinerja Bulanan Terbaik Sejak...
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas USD 90
- BEI Resmi Tetapkan Kriteria Saham Berbasis Hijau (Green Equity Designation)
- IHSG Naik 0,64% Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Tembus Rp10.923 Triliun