Bikin Geger! Link Net dan XL Axiata Teken Kesepakatan Raksasa Senilai Rp12,9 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Link Net Tbk (LINK) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) baru saja menandatangani dua kesepakatan besar. Itu mencakup Perjanjian Pengalihan Usaha dan Perjanjian Sewa Master. Dalam...
Saat ini, beberapa persyaratan pendahuluan belum sepenuhnya terpenuhi. Di antaranya adalah persetujuan dari pemegang saham untuk melakukan transaksi dan konfirmasi tertulis bahwa tidak ada peristiwa buruk yang signifikan pada ServeCo.
Untuk memastikan kepatuhan, Link Net telah menggunakan penilai independen guna menentukan nilai wajar transaksi. Hasil transaksi ini akan dilaporkan dalam laporan tahunan perusahaan.
Hingga Juni 2024, total aset Link Net tercatat sebesar Rp13,391 triliun. Sementara itu, total aset ServeCo mencapai Rp5.731.344.111. Dalam hal ini, tingkat materialitas total aset ServeCo terhadap total aset Perseroan hanya sebesar 0,04%.
Sepanjang semester pertama 2024, Link Net mencatatkan pendapatan sebesar Rp1,833 triliun. Sementara pendapatan ServeCo mencapai Rp1,39 triliun. Itu berarti setara dengan 76,04% dari pendapatan Perseroan. Link Net mencetak rugi bersih Rp282,3 miliar per 30 Juni 2024. Sebaliknya, laba bersih ServeCo mencapai Rp1,107 triliun, menjadikannya 392,30% dari laba bersih Perseroan.
Sebagai informasi, pemegang saham Link Net meliputi Axiata Investments (Indonesia) Sdn. Bhd. dengan 75,42%, PT XL Axiata Tbk sebesar 19,22%, masyarakat dengan kepemilikan di bawah 5% sebanyak 1,46%, serta Saham Treasuri sebesar 3,90%.
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- AMAR Tebar Dividen Interim Rp70,25 Miliar, Investor Terima Rp3,9 per Saham
- BEI Sempurnakan Sistem Notasi Khusus dan Remarks JATS, Transparansi Pasar Modal...
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...