BSI dan DMI Perkuat Sinergi Perluas Layanan Keuangan Syariah
STOCKWATCH.ID. (JAKARTA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) kembali bersinergi mengoptimalkan peran masjid untuk mendorong penguatan ekonomi dan keuangan sy...
STOCKWATCH.ID STOCKWATCH.ID STOCKWATCH.ID. (JAKARTA) - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI) kembali bersinergi mengoptimalkan peran masjid untuk mendorong penguatan ekonomi dan keuangan syariah melalui perluasan layanan perbankan syariah di Tanah Air.
Pada acara Milad DMI ke-50, BSI meresmikan Payment Point di Gedung Pengurus Pusat (PP) DMI Jakarta. Peresmian payment point BSI tersebut dilakukan oleh Direkturย Sales and Distribution BSI Anton Sukarna bersama Ketua Umum DMIย Jusuf Kalla.
Terkait sinergi tersebut, Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna menyampaikan apresiasi kepada DMI atas sinergi dan kerja sama kedua pihak dalam mendorong optimalisasi peran masjid guna mengakselerasi layanan perbankan syariah. Langkah tersebut diharapkan membawa manfaat yang lebih besar bagi ekonomi umat.
"Alhamdulillah Bank Syariah Indonesia sudah mulai melakukan pendekatan kepada masjid - masjid yang ada di seluruh Indonesia, bulan ini sudah ada sekitar 47 masjid di Indonesia yang sudah menjadi nasabah Bank Syariah Indonesia kita juga sudah lengkapi dengan beberapa alat elektronik dan juga pemasangan QRIS sebagai salah satu alat transaksi yang Insya Allah bisa memudahkan para jamaah,โ ujar Anton di Jakarta, Senin (27/6).
Sebelumnya BSI dan DMI telah bekerja sama dalam mengimplementasikan layanan QRIS untuk memudahkan masyarakat melakukan transaksi Zakat, infak, shadaqah dan aktivitas keuangan lainnya untuk masjid.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- Pembiayaan Syariah Capai Rp720 Triliun, BI Dorong Ekspansi Korporasi
- Pemerintah Gelar Lelang Sukuk Negara 11 Agustus, Incar Dana Rp10 Triliun
- OJK Terbitkan LPKSI 2025, Industri Keuangan Syariah Catat Rekor Aset Rp3.131 Tri...
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin