BTN Perluas Penyaluran Kredit Perumahan di Yogyakarta, UMKM Jadi Fokus Utama
STOCKWATCH.ID (YOGYAKARTA) โ PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau memperluas penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Langkah ini mendukung Program T...
โBTN melihat ekosistem sektor perumahan di Yogyakarta, mulai dari developer lokal, pelaku usaha bahan bangunan seperti semen, cat, keramik, hingga kontraktor kecil sangat potensial untuk menjadi penerima manfaat KPP, seiring dengan meningkatnya aktivitas pembangunan rumah subsidi dan rumah swadaya masyarakat,โ ujar Hermita.
Sebagian pelaku usaha tersebut sebelumnya menjadi nasabah BTN untuk program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Sejahtera. Mereka terlibat dalam rantai pasok proyek perumahan atau membeli rumah subsidi sebagai hunian pribadi.
โProgram KPP diharapkan memperluas jangkauan pembiayaan kepada mereka yang berperan langsung dalam ekosistem perumahan rakyat,โ kata Hermita. BTN menargetkan menjadi penyalur terbesar untuk KPP dari total anggaran Rp130 triliun.
BTN juga menyiapkan langkah strategis, termasuk pelatihan intensif tenaga pemasaran mengenai fitur, skema, dan manfaat KPP. Integrasi sistem digital mempercepat proses pengajuan dan verifikasi data. BTN melakukan kolaborasi lintas divisi antara unit KPR, KUR, dan pembiayaan perumahan. Program insentif dan monitoring kinerja sales juga diterapkan agar penyaluran lebih efektif. Saat ini, BTN menawarkan suku bunga menarik untuk KPP sekitar 5,99% hingga Desember 2025.
โBTN juga memperkuat jaringan dengan pemerintah daerah, asosiasi pengembang, dan koperasi perumahan untuk memperluas basis penerima KPP,โ ujar Hermita.
- TRIN Jual 21,74 Juta Saham Treasuri, Kantongi Dana Rp7,35 Miliar
- Hasan Fawzi: OJK Jatuhkan Denda Rp91,09 Miliar di Pasar Modal, Reformasi HSC Ter...
- BEI Pertanyakan Volatilitas Saham PDES, Ini Penjelasan Resmi Manajemen
- Hasan Fawzi: IHSG Menguat 10,51% pada Juli, Investor Asing Kembali Catat Net Buy...
- IHSG Melesat 1,37% ke 6.319,613, Saham BBCA, BMRI, dan BBRI Kompak Menguat
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- KB Bank Siapkan Rp1,13 Triliun untuk Lunasi Obligasi Jatuh Tempo
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- TRIN Jual 21,74 Juta Saham Treasuri, Kantongi Dana Rp7,35 Miliar
- Hasan Fawzi: OJK Jatuhkan Denda Rp91,09 Miliar di Pasar Modal, Reformasi HSC Ter...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Kabar Duka, Komisaris Independen BRMS Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...