Bumi Serpong Damai Incar Prapenjualan Rp8,8 Triliun pada 2023
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengincar prapenjualan sebesar Rp8,8 triliun pada 2023. Angka ini sama dengan realisasi prapenjualan yang dicapai oleh pengembang k...
Hermawan mengatakan, dari peluncuran bisnis komersial pihaknya menargetkan sebesar Rp1,1 triliun. Itu akan diperoleh dari penjualan lahan kavling komersial kepada pihak ketiga. Selain itu, ada kontribusi tambahan produk komersialnya yang terdiri dari ruko, perkantoran toko, proyek apartemen siap jual (Akasa, Upperwest, Casa de Parco) dan business loft di lokasi strategis dan terkemuka.
“Sisanya 42% dikontribusikan dari prapenjualan antara lain Grand Wisata Bekasi, Kota Wisata Cibubur, Legenda Wisata Cibubur, Taman Banjar Wijaya (Tangerang), Grand City Balikpapan (Kalimantan), Southgate TB Simatupang (Jakarta Selatan), The Elements (CBD Jakarta), Aerium (Jakarta Barat) dan Klaska (Surabaya),” tukasnya.
Selama tahun 2022, kata Hermawan, terjadi peningkatan permintaan yang lebih baik terhadap perumahan dengan harga di segmen menengah yakni di bawah Rp3 miliar per unit dan segmen menengah ke atas Rp3-5 miliar per unit. Dalam rangka memenuhi kebutuhan pasar pada tahun 2023, manajemen memperkirakan harga unit properti kelas menengah dan menengah atas masih menjadi favorit calon pembeli properti baik untuk residensial maupun komersial.
“BSDE pada tahun 2023 berencana untuk meluncurkan produk-produk baru dengan kisaran harga mulai dari Rp1-30 miliar per unit untuk rumah tapak segmen menengah hingga premium. Produk komersial termasuk ruko, apartemen/kondominium dan kavling lahan komersial termasuk yang dijual kepada perusahaan patungan,” tandas Hermawan.
- 1
- 2
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini
- OJK Ungkap Transaksi Aset Kripto Juni 2026 Naik 24,20% Jadi Rp28,58 Triliun, Aku...
- OJK Ungkap Kredit Perbankan Capai Rp9.081 Triliun, Pengawasan Judi Online Makin...
- OJK Ungkap Kinerja Pasar Modal Juli 2026, IHSG Menguat 10,51%, Jumlah Investor T...
- Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Tetap Solid, Inflasi Jadi Sorotan
- Indonet Suntik Modal Rp161 Miliar ke Anak Usaha DGE, Dananya Untuk Ini